Manfaat Ibadah Haji

Sehubungan dengan telah masuknya bulan Dzulqo'dah dan hampir datangnya bulan Dzulhijjah yang mana merupakan musim haji, maka akan kami sampaikan beberapa manfaat dari ibadah haji yang semoga saja bisa menjadi motifasi bagi jemaah yang sudah mampu namun belum menjalankan ibadah yang merupakan rukun islam ke-5 tersebut. 
Ibadah Haji adalah sebuah ibadah tahunan besar yang disyari'atkan oleh Allah bagi hamba-Nya, yang mempunyai berbagai manfaat yang besar dan tujuan yang besar dan membawa kebaikan di dunia dan akherat.
Berikut kami sampaikan beberapa manfaat ibadah haji :
  1. Mengikhlaskan Seluruh Ibadah
    Beribadah semata-mata hanya untuk Allah SWT dengan keyakinan bahwa tidak ada yang diibadahi dengan haq kecuali Dia dan bahwa Dia adalah satu-satunya pemilik nama-nama dan sifat-sifat yang mulia. Tidak ada sekutu bagi-Nya, tidak ada yang menyerupai-Nya, dan tidak ada tandingan-Nya. Seperti dalam firman-Nya : " Dan ingatlah ketika Kami menempatkan tempat Baitullah untuk Ibrahim dengan menyatakan 'Janganlah engkau menyekutukan Aku dengan apapun dan sucikan rumah-Ku ini bagi orang-orang yang thawaf, beribadah, ruku', dan sujud. " ( QS. Al-Hajj : 26 )
    Mensucikan rumah-Nya dalam hal ini adalah dengan cara beribadah semata-mata kepada Allah di dekat rumah-Nya ( Ka'bah ) yang mulia, membersihkan sekitar Ka'bah dari berhala-berhala dan najis-najis yang Allah haramkan serta dari segala hal yang mengganggu orang-orang yang sedang menjalankan ibadah haji/umroh atau hal-hal lain yang menyibukkan (melalaikan) dari tujuan mereka.
  2. Mendapat Ampunan Dosa dan Balasan Jannah
    Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda : "Satu umroh sampai umroh yang lain adalah sebagai penghapus dosa antara keduanya dan tidak ada balasan bagi haji mabrur kecuali jannah." ( HR. Bukhori - Muslim )
    Abu Hurairah berkata : "Aku mendengar Rasulullah bersabda bahwa barang siapa berhaji ke Baitullah ini karena Allah semata, tidak melakukan rafats dan fuusuq, niscaya ia kembali seperti hari ia dilahirkan dari rahim ibunya." ( HR. Bukhori )
    Sesungguhnya barang siapa mendatangi Ka'bah, kemudian menunaikan haji/umroh dengan baik, tanpa rafats dan fuusuq serta ikhlas karena Allah semata niscaya Allah mengampuni dosa-dosanya dan menuliskan jannah. Hal inilah yang menjadi dambaan setiap mu'min dan mu'minah yaitu meraih keberuntungan jannah dan diselamatkan dari siksa neraka.
  3. Menyambut Seruan Nabi Ibrahim As.
    "Dan serulah manusia untuk berhaji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh." ( QS. Al-Hajj : 27 )
  4. Menyaksikan Berbagai Manfaat Bagi Kaum Muslimin.
    "Agar supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka." ( QS. Al-Hajj : 28 )
    Allah menyebutkan manfaat-manfaat yang muthlaq ( secara umum tanpa ikatan ) dan yang mubham ( tanpa penjelasan ) karena banyaknya dan besarnya manfaat-manfaat yang segera terjadi dan nanti akan terjadi baik di dunia maupun akherat.
  5. Saling Mengenal dan Saling Menasehati.
    Dan diantara manfaat haji adalah kaum muslimin bisa saling mengenal dan saling menasehati karena datang dari segala penjuru dunia dan berkumpul di rumah Allah.
  6. Mempelajari Agama Allah.
    Para jemaah haji bisa mempelajari mengenai hukum-hukum agama, haji, umroh dan lainnya baik dari para ulama maupun pembimbing sehingga mereka bisa menunaikan kewajibannya dengan ilmu.
  7. Menyebarkan Ilmu Yang Bermanfaat
    Menyebarkan ilmu yang diketahui kepada saudara-saudaranya yang menjalankan ibadah haji dan teman-teman seperjalanannya berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah.
  8. Memperbanyak Ketaatan.
    "Kemudian hendaklah mereka menghilangkan kotoran yang ada pada badan mereka, hendaklah mereka menyempurnakan nadzar-nadzar mereka dan hendaklah mereka berthawaf sekeliling Ka'bah." ( QS. Al- Hajj : 29 )
    Maka disyariatkan bagi orang yang menjalankan haji dan umroh untuk memperbanyak thawaf semampunya dan memperbanyak sholat di tanah haram. Wajib bagi mereka untuk mempergunakan kesempatan ini sebaik-baiknya.
  9. Menunaikan Nadzar
    Walaupun nadzar itu sebaiknya tidak dilakukan, akan tetapi seandainya seseorang telah bernadzar untuk melakukan ketaatan maka wajib baginya untuk memenuhinya.
    Rasulullah bersabda : "Barang siapa seseorang bernadzar untuk menaati Allah, maka hendaknya ia menaati-Nya." ( HR. Bukhori )
  10. Menunaikan Manasik dengan Sebaik-baiknya.
    Hendaknya melaksanakannya dengan sesempurna mungkin dengan sebaik-baiknya dan seikhlas mungkin baik sewaktu melakukan thawaf, sa'i, wukuf di Arafah, berada di Muzdalifah, melempar jumroh, maupun sewaktu sholat, qira'atul qur'an, berdzikir, berdoa dan lainnya dengan konsentrasi dan ikhlas.
  11. Menyembelih Qurban
    Diantara manfaat ibadah haji adalah menyembelih hewan qurban.
Demikian sedikit yang bisa kami sampaikan mengenai manfaat ibadah haji. Semoga bisa menjadi motifasi untuk segera melaksanakan ibadah haji bagi yang sudah mampu dan belum melaksanakannya. Semoga bermanfaat.

Sumber : Majalah As-Sunnah Edisi 09/Tahun III/1419 H/1999 - "Hikmah dan Manfaat Ibadah Haji" oleh : Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah Baz.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Blog ini adalah Blog DoFollow..
Silahkan tinggalkan komentar anda..
Terima Kasih telah berkunjung di Blog ini..